Sebelum capaian itu diraih kemudian, Pihak label rekaman waktu itu memintanya untuk mencari nama untuk grup ini dalam waktu dekat. Jika tidak, pihak label sendiri yang akan memberi nama. Sebenarnya, beberapa nama sempat disodorkan ke label rekaman tersebut, seperti Batu Layang, Khatulistiwa, dan Nakel untuk menunjukkan ikon Kalbar. Sayangnya, sodoran nama-nama itu tidak diamini oleh pihak label rekaman musik.
Karena kebutuhan nama, dibelain pergi ke Bang Max Al-Kadrie pukul 02.00 untuk dimintai pendapat tentang nama. Yang dituju Bang Max karena dianggap wartawan senior dan senioritas orang Kalbar di Jakarta. Nama Arwana akhirnya didapat darinya dan membuat kaget Bang Yudie yang selama itu tahunya hanya Silok. Nama Arwana diterima pihak label rekaman setelah dipresentasikan dengan nilai-nilai filosofi di dalamnya. Sejurus itu, Arwana melambungkan Yudie Chaniago dan kawan-kawan selama berkarir seperempat abad di blantika musik nasional dan melambungkan juga nama Kalbar. Selain itu, Arwana terkenal sebagai ikon ikan eksotik Kalbar.
