Opini

Si Malaekat, BI’ TAAM

Si Malaekat, BI’ TAAM
Dr Leo Sutrisno

Sementara Ridho sedang menyantap menu siangnya, bubur pisang dalam suapan ibunya, saya dan Bi’ Taam menikmati nasi hangat berlauk ikan sarden goreng dilengkapi sayur daun pucuk ubi dan sisipan sambal belacan. Menu sehat ala kepulauan.

Sebelum ayam berkokok, layar plasma langit sudah lenyap dari cakrawala. Saya pun kembali termenung di pinggir mata air bukit batu belakang Puskemas. Tak lama kemudian bayangan serombongan burung camar terbang menyongsong cahaya merah di ufuk timur.

Pantulan gelombang RRI-Pro3 yang tengah menyiarkan ulang ‘Up date’ penanganan Covid-19 menggema di angkasa. Jumlah pasien positif, katanya, belum melandai. Masyarakat diharap sungguh mematuhi protokol kesehatan. Biarlah kami orang-orang penjaga gawang tidak terus berjatuhan. Kabarnya, hingga kini, sudah 34 orang kolega yang menyusul saya.

Pakem Tegal, 14 Juni 2020