Ada ahli yang biasa menangani pasien stroke, di Pasar Kemis, Tangerang. Perawatan butuh waktu, setidaknya satu minggu. “Kalau Mas Pam sibuk, antar Mbak Wiwed (istri saya) ke Jakarta. Mas Pam menemani sehari saja berobat, setelah itu kami yang urus,” kata Mas Zaim, waktu itu. Saya Agung Pamujo, biasa dipanggil Pam memang.
Dan, begitulah. Istri saya bukan saja ditampung di rumah pasangan baik ini. Namun, setiap hari disediakan sopir untuk mengantar berobat.
“Yang dilakuan Mbak Ira ini membuat saya jadi tahu,.apa arti seorang teman,” kata istri saya, yang saat itu, alhamdulillah,.membaik setelah sekitar sepuluh hari diurus Ira dan Mas Zaim.
“Ah, Pam…kamu tahu teman itu saudara. Saudara yang kita pilih,” kilah Ira, saat saya mengucapkan banyak terima kasih.
Saya saat itu teringat betapa “jahat”nya saya sama dia, saat SMA. Sementara Ira, sebaliknya malah terus ingat betapa ia harus terus berbuat manfaat bagi teman-temannya.
Dan, itu memang. Bukan hanya saya yang merasakan perbuatan manfaat Ira. Seorang teman kuliah di Fapet UB, yang karena keadaan harus bekerja di Hongkong (atau Taiwan?) sedang mengalami masa-masa tidak baik dengan pekerjaannya di negeri orang itu.

Sekedar menegaskan bahwa Dirut yg dimaksud dalam tulisan di atas adalah Dirut Perum Perindo periode 2018, yaitu Risyanto.