Berita

Filantropi Hati-hati! Modus Penipuan Berkedok Ziswaf

Filantropi Hati-hati! Modus Penipuan Berkedok Ziswaf

“Asw Kang dadang berikut riwayat WA saya sama Bu Murni: [Asw Bu Murni, saya dapat no ibu dari Pak Dadang yang putrinya besok akan aqiqah. Ada dana sumbangan mampir ke rekening saya sebesar 20.5 jt. Saya siap berkoordinasi. Hanya seusai sholat maghrib masih lanjut zikrullah. Ntar bada Isya kita lanjutkan lagi ya Bu. Salam kenal, Nur Iskandar. Pegiat Wakaf Literasi-Literasi Wakaf di Badan Wakaf Indonesia Provinsi Kalbar Bidang Wakaf Produktif. [18.14, 5/12/2020] Murni Al Amin: waallaikumsalam waruhmatullah wabarukatuh….[18.15, 5/12/2020] Murni Al Amin: iya benar saya ibu murni dari pengurus asrama yatim al.amin—Posisi seperti dua jari dalam syurga bersama Rasulullah SAW. Mohon doa dan bimbingannya Bu Murni. [18.18, 5/12/2020] Murni Al Amin: alhamdulillah saya mewakili asrama yatim mengucapkan banyak terimakasih. Kebetulan dua hari terakhir sudah pusing memikirkan anak akan operasi]. Bu Murni kirimkan foto pasien di RS. Saya tanyakan RS mana di Bandung? Hasan Sadikin?

picture.3

Bu Murni menjawab RS Advent. Saya makin curiga. Sebab saya punya liputan berkedok tuntutan kirim uang dengan alasan anak dioperasi,padahal anaknya sehat-sehat saja.

Kepada Pak Dadang saya mohon arahan apakah dana yang sudah di-tsf dikirim kembali ke Beliau—Bu Murni–saya hanya menjalankan amanah saja–mohon petunjuk…..

Dadang bilang, “Inalillahi sakit apa pak anak dari ibu murni?”