Berita

“Jakarta Effect” di Kalbar “Tolak Rizieq”

“Jakarta Effect” di Kalbar “Tolak Rizieq”
Pembangunan terus bergerak di Kota Pontianak dan kota-kota lainnya di Kalbar. Jangan sampai isu SARA mengoyak capaian kesejahteraan sehingga jutaan warga dilingkupi kesulitan, bahkan kematian. Foto kompleks Ruko Ayani Mega Mall. Foto: Nuris

Oleh karena itu pernyataan pernyataan pedas senada sangat mudah ditemui di sosial media. Masing-masing, yakni dukungan kepada ulama khususnya Habib Rizieq maupun kontra dari masyarakat Dayak dengan argumentasinya membuat hubungan etnisitas Melayu-Dayak renggang.Di mana ketika membaca pernyataan-pernyataan itu kita berdebar-debar. Panas. Demam ini masih akan terus meningkat sampai Pilkada Gubernur Kalbar tahun depan (2018).

Bagaimana dengan hari ini Jumat, 5/5/17? Di mana umat Islam melakukan ibadah shalat Jumat di masjid-masjid? Telah muncul seruan untuk berkumpul di Masjid Raya Mujahidin dengan ikat tali kuning di lengan. Tujuan ajakan ini adalah untuk mengawal ulama. Ulama ini tiada lain Habib Rizieq yang rencananya diundang berceramah Isra Mikraj di Mempawah–80 km dari Kota Pontianak–setelah Jumat. Mereka juga siap mengawal sampai ke Mempawah.

2 Komentar

  1. Dwi Wahyudi
    May 6, 2017 pukul 8:32 am

    Malas nak ribot hanya untuk hal-hal seperti ini, kite kaum “bawah” pade beribot yang kaum “atas” senyap2 jak. 😀

  2. Sukardi (Adi TB)
    June 1, 2017 pukul 1:37 pm

    Hidangan Hangat dan Mencerdaskan..

Komentar ditutup.