Kultur

Satu Bahasa, Satu Keluarga, Lima Suku Bangsa

Satu Bahasa, Satu Keluarga, Lima Suku Bangsa

Kalau pun masih ada yang terasa, Bu Tasmi menyebutkan soal bahasa. Mak Ngah masih mencampurkan bahasanya dengan bahasa Ulu. “Kadang-kadang..yo, tidak ngerti.. Tak, lama-lama biasa,” akunya.

Itulah potret keluarga Mak Ngah. Gambaran mini tentang keragaman yang ada di Kalbar. Itu juga merupakan satu gambaran riil kehidupan masyarakat majemuk di sini. (*).