Adalah unik di dalam foto di atas adalah HM Nur Hasan. Dari mana asal usul HMI-nya? Rupanya, saat itu aktivis HMI kerap kali memakmurkan Mesjid Raya Mujahidin di mana Nur Hasan adalah takmir yang secara idiologis meneruskan cita-cita sang pendiri dan inisiator berdirinya Mesjid Raya Mujahidin–H Ahmad Mawardi Dja’far. Antara Ahmad Mawardi Dja’far dengan Pak De pun berteman. Maka Nur Hasan ikut dalam jemputan. Pak De saat itu menginap di Hotel Kartika Chandra yang menatap keindahan Sungai Kapuas dan Pelabuhan Dwikora Pontianak selain luasnya halaman Taman Alun Kapuas–Makorem 121 Alambana Wanawai serta Kantor Walikota Pontianak.
Pak De bercerita bahwa HMI lahir pada 5 Februari mepet dengan kelahiran Nur Hasan, 7 Februari dan ibundanya Hj Halijah HM Saleh justru bersamaan dengan tanggal lahir HMI, yakni 5 Februari. Di antara mereka ada kerapatan yang lekat, termasuk Nur Hasan punya ayahanda, H Hasan Har, BA merupakan kader HMI di Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) HMI Cabang Pontianak masa kepengurusan Ir Faisal Makmur Mukti.
