Dari seberang sungai, lepas shalat magrib dan isya yang kami gabung secara jamak dan qashar, kami bisa menikmati Masjid Jami’ bermandikan cahaya di malam hari. Tiga kubah bawang berukuran besar di atas bangunannya, diselingi deretan menara kecil pada atapnya, semakin menambah indah tampilan masjid ini. Tak heran jika Masjid Jami’ menjadi contoh terbaik dari aristektur resmi pemerintah jajahan Inggris di Malaysia. *Penulis adalah Pegiat Sosial Lingkungan di Kalbar. Kini menetap di Pontianak
Baca Juga:Pahlawan Penindas Ketidaktahuan
