لا يجتمع ملأ فيدعوا بعضهم ويؤمن بعضهم إلا اجابهم الله
Tidaklah suatu kelompok berkumpul lalu di antara mereka ada yang berdoa dan yang lainnya meng-amin-kan, kecuali Allah akan menerima doanya. (HR. Thabarani, Hakim dan Baihaqi).
Dalam kitab Majma’ az-Zawaid wa Mamba’u al-Fawaid karya al-Haytsami, ia mengatakan, bahwa para Periwayat dalam sanad Hadis ini Sahih, selain Ibnu Lahi’ah yang dinilai Hasan.
Al-Manawi dalam kitabnya Faidh al-Qadir Syarh Al-Jami’ ash-Shagir jilid I halaman 443 berdasarkan Hadis di atas, Beliau mengatakan:
وكما يندب أن يؤمن عقب دعائه يندب أن يؤمن على دعاء غيره إن كان الداعي مسلما
Sebagaimana disunnatkan membaca Aamiin seusai membaca doa untuk diri sendiri, maka disunnatkan juga membaca Aamiin ketika mendengar orang lain berdoa jika yang berdoa adalah orang Islam.
Semakin banyak orang membaca Aamiin ketika ada yang memimpin doa maka akan semakin mempercepat diterimanya doa tersebut.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.
والله اعلم بالصواب
