Opini

Mengenang Keteladanan Seorang Tokoh Kalbar: H Ali As, SH

Mengenang Keteladanan Seorang Tokoh Kalbar: H Ali As, SH

Pendidikan dasar dilalui Ali As di Sekolah Rakyat di Putussibau, dan SLTP (CVO) di Pontianak. CVO ini sudah mengarah kepada pendidikan atau jurusan guru. Maka pada tingkat SMA, Ali As meneruskan jurusan guru itu ke SGA di Kota Pontianak. Masing-masing tingkat pendidikan diselesaikannya pada tahun 1943 untuk SR, 1947 untuk CVO dan 1960 untuk SGA. Pada saat Ali As menyelesaikan studi SGA, bertindak sebagai kepala sekolah adalah Tan Seng Tjoa.

Ali As meneruskan studi pendidikan kesarjanaannya di Fakultas Hukum dan tamat pada tahun 1968. Pada saat Ali As wisuda, rektor yang memimpin Untan adalah Muhammad Isja, SH.

Riwayat pekerjaan Ali As dimulai dengan guru pembantu terhitung sejak tanggal 1 September 1947. Saat itu gaji pokoknya adalah sebesar 15 Poundsterling. Mata uang yang berlaku pada 1947 memang Poundsterling karena Kalbar di era awal kemerdekaan masih berbentuk Daerah Istimewa / kerajaan.

Ketika menjadi Kepala Sekolah (SD) sejak 1 Agustus 1958 gaji pokoknya sudah meningkat menjadi Rp 396. Dan selanjutnya karir terus meningkat sebagai Guru Putera di tanggal 1 September 1961 dengan gaji pokok 1.152. Penggunaan mata uang rupiah seiring dengan dihapuskannya Daerah Istimewa Kalimantan Barat (DIKB) sehingga sama dengan provinsi-provinsi lain pada umumnya di Indonesia.