Opini

Surat Terbuka (tentang Sultan Hamid II) untuk Rakyat Jelata dan Para Pemimpin Negara Jelang HUT ke-75 Republik Indonesia Tercinta

Surat Terbuka (tentang Sultan Hamid II) untuk Rakyat Jelata dan Para Pemimpin Negara Jelang HUT ke-75 Republik Indonesia Tercinta
Umbul-umbul yang terpasang dalam gerakan rakyat di bumi khaTULIStiwa dan merebak ke Kalbar serta belahan kepulauan Nusantara

NB: Begitu petunjuk-Nya kepada kita semua. Bahwa kita diciptakan dari setetes air yang hina, masa hidup ini mari kita berbuat sekuat tenaga untuk cinta-mencintai atas sesama anak Bangsa demi kejayaan Bangsa dan Negara serta lahirnya zuriyat Bangsa yang kuat, yang sehat tanpa luka sejarah. Yang kelak akan mati dan bersusun kembali jari-jemari kita dan bertanggung jawab atas apa yang telah kita perbuat ke haribaan Tuhan. Seperti lambang cahaya nur ilahi bintang bersudut lima yang pancarannya menerangi kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kepaklah sayap Garuda. Terbang tinggi sampai batas negeri. Adil makmur sejahtera. Lahir batin. Dunia akhirat. Insya Allah, Sultan Hamid Pahlawan Bangsa juga akan tersenyum dari simpul khusnul khatimahnya. Shallu’alan Nabii. Alfatihah. Tabarakallah. *