Opini

Antara Hendropriyono, Kearab-arabannya Sultan Hamid II dan Baswedan serta Masa Depan Korupsi di Indonesia

Antara Hendropriyono, Kearab-arabannya Sultan Hamid II dan Baswedan serta Masa Depan Korupsi di Indonesia
Cakepnya Sultan Hamid

Penyiraman air keras ke wajah Novel Baswedan mengingatkan kita kepada Munir yang mendapatkan tindakan kekerasan yang sama. Ingat tindakan kekerasan kepada Munir, akan mengingatkan kita kepada kasus korupsi masa silam yang sulit diungkap di negara ini.

Ingat kasus korupsi yang sulit diungkap di negara ini, mengingatkan kepada kita baru-baru ini telah terjadi trending topik Djoko Tjandra yang mampu mengalahkan trending topik dari hasil keputusan pengadilan bagi penyiram air keras ke wajah Novel.

Ingat trending topik kasus korupsi Djoko Tjandra, mengingatkan kita kepada para oknum Abdi Negara dari negeri ini. Ingat oknum Abdi Negara dari negeri ini, mengingatkan kita kepada tindakan tegas yang akan diambil oleh pimpinan tertinggi atau kepala negara terhadap para penghianat terbesar negara.

Ingat Kepala negara Indonesia, mengingatkan kita kepada keputusan besar yang akan diambil oleh bapak presiden Indonesia, Joko Widodo, terhadap nasib dan masa depan negara ini, korupsi merupakan dosa terbesar kepada negara. Dulu suka disebut “white colar crime”. Kejahatan berdasi putih.