Opini

Antara Hendropriyono, Kearab-arabannya Sultan Hamid II dan Baswedan serta Masa Depan Korupsi di Indonesia

Antara Hendropriyono, Kearab-arabannya Sultan Hamid II dan Baswedan serta Masa Depan Korupsi di Indonesia
Cakepnya Sultan Hamid

Sebenarnya apa manfaat yang kita peroleh dengan saling menghujat, sedangkan tujuan mereka adalah menginginkan kita untuk saling berseteru. Bukankah dalam kondisi rakyat yang tidak harmonis atau gaduh akan mengalihkan perhatian kita dari kecurangan-kecurangan mereka saat merampok uang negara secara berjamaah dan melindungi pelakunya? Cita-cita merekapun tercapai dengan baik. Tujuan negara merdeka, yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Tuhan Yang Maha Esa masih fatamorgana.

Ayolah. Mari kita membuka mata hati kita dengan lebih jernih dan peka. Untuk masa depan dan kemajuan kita bersama.

Pontianak, 18 Juli 2020,

Kampong Batu Layang belah Laot,
Sambil menatap puing-puing bangunan yang hancur dan porak poranda akibat dihantam angin puting beliung di sore hari kemarin.
Tiada pernah terjadi hal seperti ini sebelum sebelumnya.
Sudah lama sekali, tak pernah menyaksikannya
Apakah ini pertanda kemurkaan…
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahiim
Maafkan keangkuhan, kebodohan dan ketidakpedulian kami atas kezaliman di negeri ini.
Mohon Allah sayang menyelamatkan kami dan masa depan negara ini menjadi lebih baik lagi dan para Abdi Negara benar-benar dapat menjalankan amanah yang Engkau Ya Allah titipkan kepada mereka dengan rasa takut tak akan sanggup mempertanggungjawabkannya di hari kemudian dan akan menanggung murka dari Mu Ya Allah,

Aamiin aamiin aamiin Ya robbal ‘alamiin…

Wassalam

Dean Viejaya Roosandrie. *