Opini

“Kalut-Ribut” Tapal Batas Arboretum Fakultas Kehutanan vs “Tembok Berlin” Fakultas Pertanian

“Kalut-Ribut” Tapal Batas Arboretum Fakultas Kehutanan vs “Tembok Berlin” Fakultas Pertanian

Kemelut lahan Arboretum vs Tembok Berlin tentu dilihat dalam perspektif sejarah berdirinya Untan sama sekali tidak “kena”. Karena sepi dari spirit awal pendiriannya yang melek intelektual berbasis data akademis serta sikap kompromistis mengedepankan sopan santun dan tata-krama kampus. Bahasa pendidikan karakter budi pekerti mulia atau akhlakul karimah semakin lemah.

Fakultas Pertanian didirikan tanggal 20 Mei 1963 bersamaan dengan perubahan Universitas Daya Nasional menjadi Universitas Negeri Pontianak (UNEP) yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor : 53 Tahun 1963 tanggal 16 Mei 1963. Sejak saat itu Fakultas Pertanian eksis mendampingi fakultas tertua yakni hukum dan pendidikan.


Saya masuk Fakultas Pertanian Untan pada tahun 1992 sehingga menjadi saksi sejarah sejak 29 tahun lalu. Semasa dengan umur Arboretum dalam sejarahnya kini, 2021 sudah 30 tahun.

Dalam kesaksian saya masuk Fakultas Pertanian, awal mula memegang buku statuta universitas dalam Penataran P4 pola pendukung 100 jam, ada dua kelompok mahasiswa, yakni rumpun Agronomi dan Kehutanan. Saya sejak UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) memilih Agronomi.