Opini

“Mencari Angin” di Kincir Angin di Negeri Kincir Angin

“Mencari Angin” di Kincir Angin di Negeri Kincir Angin

Tempat ini dinamakan Kinderdijk, kata Peter, yang secara harafiah artinya tanggul anak. Padahal, kata dia lagi, harusnya nama Molendijk, tanggul kincir angin, lebih cocok.

Ada beberapa versi cerita, sambung Alexandra, tapi ada satu yang jadi favorit. Pada abad ke 15, daerah ini dilanda banjir besar. Banyak korban meninggal terseret arus. Ketika banjir mulai surut, penduduk desa mulai mengevakuasi orang-orang yang selamat. Pada suatu malam, mereka melihat sebuah keranjang bayi terapung, terombang-ambing mengikuti gelombang air.

“Seorang bayi perempuan tidur nyenyak dalam keranjang, dijaga seekor kucing yang bergerak dari satu sisi ke sisi lain agar keranjang tetap seimbang dan tidak tenggelam”, ungkap Alexandra.

Tidak ada yang tahu dari mana bayi perempuan itu berasal. Penduduk desa menyelamatkannya dan ia akhirnya diadopsi sebuah keluarga di Dordrecht. Karena itulah, timpal Peter, desa ini dinamakan Kinderdijk, karena seorang anak, kind, pernah jadi simbol harapan di tengah bencana. “Mooi. Ceritanya bagus”, ungkap istri saya kepada Peter dan Alexandra.

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *