Menlu tidak pernah mendapatkan fakta sejarah yang konkret sehingga Beliau memerintahkan untuk dibuat penelitian. Dan Tim Peneliti Kemenlu sampailah kepada peneliti lambang negara satu-satunya di Indonesia saat itu yakni Turiman Faturahman Nur. Lalu selesailah film dokumenter tersebut dengan pengakuan gamblang dari negara bahwa Sultan Hamid II Alkadrie-lah pencipta lambang negara, bukannya Yamin. Sebab karya Yamin ditolak karena justru mengandung unsur matahari terbit yang menjadi lambang negeri Samurai, Jepang. Silahkan saksikan film dokumenter tersebut di channel Youtube.
Peneliti Hamid, Turiman dan Anshari Dimyati juga diminta tampil di Gedung Pancasila untuk menguraikan peranan Hamid dalam sejarah NKRI di era SBY ini. Kemajuan cukup pesat. Namun usulan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional masih terseok-seok.
Era kepresidenan berganti. Ir Joko Widodo tampil menjadi RI-1. Sama dengan SBY, dalam rangkaian kampanye di Kalbar, pria yang akrab disapa Jokowi juga mampir ke istana/mesjid Jami’ Kesultanan Pontianak. Jokowi juga dapat penjelasan rinci yang sama perihal Hamid. Dan Jokowi juga menjanjikan pelurusan sejarah sama halnya dengan SBY.
