Di Kota Pontianak saat hendak menuju Kesultanan Qadriyah kami dikejutkan dengan selembar kertas berisi pengakuan Proklamator, Ir Soekarno, bahwa perancang lambang negara yang selama masa sekolah saya ketahui karya Prof Muhammad Yamin adalah karya sosok yang diklaim sejarah Bangsa Indonesia sebagai pengkhianat negara, yakni Sultan Hamid II Alkadrie. Langsung terbersit di benak saat itu, “Apakah benar Sultan Hamid II pengkhianat negara?” Adapun bukti pengakuan Bung Karno bahwa Sultan Hamid II Alkadrie adalah perancang lambang negara tidak pernah dikupas dalam buku-buku sejarah. Lalu kami kembangkan fakta ini dengan wawancara tokoh-tokoh pejuang Kalbar seperti DHD 45, Balai Kajian Sejarah dan akademisi. Terbitlah laporan utama di Tabloid Mimbar Untan dengan judul besar, “Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara”. Saat itu Pemimpin Redaksi Tabloid Mimbar Untan adalah Syafaruddin Usman dan saya wakilnya.
Tidak Ada Agenda “Setting Politic” untuk Sultan Hamid II Pahlawan Nasional — Murni Akademis Meluruskan Sejarah Bangsa Indonesia
