Daerah

Palu yang Mencerahkan

Palu yang Mencerahkan

Pemilik kendaraan yang sama sekali tidak kami kenal kemudian mengiyakan, dan kami sangat terharu. Dua orang yang mobilnya kami tumpangi ini adalah karyawan Pertamina setempat yang berangkat ke Donggala untuk memperbaiki SPBU yang rusak akibat gempa. Rupanya, kami disatukan niat dan tujuan yang sama.

Kami pun berpisah dan berjanji saling kontak, tidak lama setelah mobil kami berhenti di dekat puing-puing Hotel Roa Roa. Dalam kegelapan kota Palu pada Senin dini hari, mobil mereka lantas menghilang ditelan malam, sementara kami mulai disibukkan wawancara dan pengambilan gambar.

Lalu kami istirahat di mana? Tidak jauh dari reruntuhan hotel itu, ada komplek gereja dan sekolah GKI. Kami memutuskan merebahkan badan di atas bangku, bersama pengungsi lainnya, setelah salah seorang pengurus gereja mengijinkan. “Silakan masuk…”