Tadi malam saya terharu. Ada salah satu tim, dia mau ngomong jak mungkin mengumpulkan keberanian yang panjang. Dia doakan saya tulus. Dalam hati saya, orang ini doanya tulus. Saya pengen nangis, tapi saya tahan-tahan. Teman-teman semua, kita perlu doa dari banyak orang. Ustadz Muid juga kemarin datang nemui saya, minta saksi pernikahan Zainal. Datang hujan-hujan. Itulah adab kata beliau. Qadarullah saya tidak bisa datang. Karena tanggal 16 itu harus di Bandung.
Bisa gak sekalian minjam mobil ustadz? Dengan pengendaranya kita kasih. Cuman kita bedakan agar tidak disangka pengantinnya. Sedang-sedang gak, karena driver kita masih banyak yang jomblo. Dari bawa kambing, bawa beras, sampai bawa penganten. Mobil itu kaleng.
Tok Ya gak pernah bilang tidak. Makanya bawa kambing Vellfire itu punya oke jak. Semoga Allah muliakan pimpinan kita, semoga semua yang ikut serta dalam barisan dakwah ini, dimanapun berada dikumpulkan dalam keadaan terbaik, ditatap oleh Allah dengan tatapan penuh ampunan, tatapan kasih sayang. Semoga kita semua berkumpul dengan baginda Rasulullah saw.
Teman-teman kita baru mulai. Semoga yang di seluruh Indonesia, semangat terus. Fashbiru, innallaha ma’ashshabiriin. Sabar, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Kita baru mulai. Allahu Akbar! Semoga Allah lindungi dalam ketaatan. Semoga berkah box bisa mendunia, tidak hanya di Indonesia. Aamiin.
