Ayo, wake up, bangun. Hari ini yang sungguh-sungguh dalam kebaikan, ngurus itu ini, apapun yang antum lakukan kebaikan hari ini, kalau ada yang mendebat, sudah ada dalam Qur’an. Biase jak. Tetap makan enak, tetap tidok nyenyak. Ngapain kita ngurus apa kata orang. Didikte sama orang. Orang hanya lihat casing luarnya.
Kenapa orang debat kita? Karena dengki. Tapi dalilnya syari’ah. Iri tanda tak mampu. Kenapa penyakit itu ada di orang muslim, Qur’annya yang bilang gitu. Inilah maksiat pertama di langit dan di bumi. Iri dan dengki. Barisan Sakit Hati, group feeling. Kecewa, mengecewakan dan membuat orang lain kecewa. Minta hargai, karena memang tidak berharga. Habil dan Qabil. Qabil membunuh Habil. Apa sih yang menyebabkan die bise membunuh saudaranya satu bapak satu mamak. Karena dengki, iri.
Masih ada waktu? Kita geser ke ayat berikutnya. Kenapa iri itu dipupuk? Kenapa iri itu dipertahankan, karena satu tujuan orang itu. Dalam Surah Al-Anfal 8: 46.
وَاَطِيْعُوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَلَا تَنَازَعُوْا فَتَفْشَلُوْا وَتَذْهَبَ رِيْحُكُمْ وَاصْبِرُوْاۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَۚ – ٤٦
Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh, Allah beserta orang-orang sabar. (QS. Al-Anfaal 8: 46).
