Berapa tahun Indonesia merdeka? Apakah kita sudah sejahtera? Apakah kita sudah mencapai kekuatan umat? Maka, jika jawabannya sama, maka kita perlu format baru dalam gerakan dakwah ini. Maka, Munzalaniyyun ini menurut saya formatnya tepat. Jika hanya berputar-putar di masalah fiqih, akan ada friksi. Padahal yang kecil-kecil itu dulunya dibahas ketika daulah sedang sejahtera. Tapi, jika negara, umat sedang kondisi yang parah, maka ulama membahas hal-hal yang besar.
Antum bisa bayangkan, umat ini punya banyak masalah fundamental. Anak-anak kita tidak bisa sekolah karena kurangnya sekolah negeri. Di sini tidak ada perdebatan, maka mari kita berjuang untuk itu. Tentang negara kita banyak bedanya, tapi begitu bicara anak yatim, kita bisa bicara yang sama. Untuk masjid, kita setujui. Untuk gerakan wakaf, kita setujui. Untuk hal-hal yang kita setujui, mari kita duduk bersama. Untuk hal-hal yang kecil, sangat keras terjadi perdebatan di masjid-masjid itu. Dan ini harus direduksi oleh anak-anak muda yang bersemangat Munzalaniyyun.
