Semoga Omnibus Law menjadi referensi kita membaca politik yang melibatkan tokoh dan peristiwa. Membuka mata hatinurani siapa pengkhianat dan pahlawan, siapa boneka dan benar-benar merdeka untuk bangsa dan negara yang tercinta?
Semoga meluruskan sejarah menjadi alat persatuan kita merawat keindonesiaan kita, yang sama-sama kita cintai ini. Adapun artikel ini adalah sebagai bagian dari pemaknaan demo besar-besaran menolak Omnibus Law sebagai hikmah, di mana kita saling ingat mengingatkan kepada Presiden, anggota kabinet maupun para pembaca yang budiman agar kita semuanya tidak tergolong menjadi manusia yang merugi akibat kita menyia-nyiakan kebenaran. Kebenaran yang telah teruji kesahihannya secara empiris-ilmiah-akademis maupun ujian panjang kerikil-kerikil sejarah, sepanjang 75 tahun Indonesia merdeka. * Foto Presiden saat kunjungan kerja ke Kalteng, Kamis, 8/10/20. Sumber medsos Presiden Joko Widodo.
