Buku ini diterbitkan oleh Lentera, Jakarta, tahun 1999. Dalam memoar tersebut, halaman 82 s/d 86, Hamid menulis sub judul tulisan “Dilema Sultan Hamid Al Qadri”. Yang menarik adalah, ceritanya tentang perjumpaan antara Sutan Sjahrir dengan Sultan Hamid II ketika di dalam penjara. Memang, setelah bebas dari penjara (tuduhan berkaitan dengan Westerling) pada tahun 1958, Sultan Hamid II tak lagi berpolitik. Namun, empat tahun menghirup udara bebas, dia kembali ditangkap dan dijebloskan ke Rumah Tahanan Militer (RTM) Madiun, Jawa Timur, pada Maret 1962.
Sultan Hamid II Orang Baik, Bukan Penjahat Negara!
