Opini

Momen Indah Bersama Om Max

Momen Indah Bersama Om Max
Kiri ke kanan: Drs H Soedarto, Max Jusuf Alkadrie, MBA, Dwi Syafriyanti, Anshari Dimyati, Turiman Faturrahman Nur dan Nur Iskandar saat FGD tentang Hamid Alkadrie di Pusdiklat TOP Indonesia.

Namun ucapan lisan kepada Jokowi disambut undangan Mensos Khofifah Indar Parawansah di Kemensos. Saya, Aan, Turiman turut serta mendampingi Om Max dan istri. Dari pertemuan itu Mensos minta seluruh syarat penetapan pahlawan nasional disiapkan. Namun setelah semua klir, gelar pahlawan nasional hingga kini tak kunjung jadi bukti. Padahal seluruhya telah kelar. “Sabar saja. Insya Allah suatu waktu nanti,” komentar Om Max.

***
Setelah terpilih sebagai Sekretaris Fraksi Nasdem di DPR RI, wakil rakyat asal Kota Pontianak Syarif Abdullah Alkadrie, SH, MH merencanakan seminar lambang negara di fraksinya. Momentum seminar di bawah atap kura-kura warna hijau itu menyebabkan kami penulis buku Sultan Hamid II berkumpul di kediaman Om Max, Jalan Jeruk Purut.

Pada kesempatan inilah saya menginap di rumah tokoh Kalbar ini. Dimulai dengan makan malam bersama. “Ayo makan, ini kurma, dan ini buah kuini yang dijadikan sambal tempoyak,” ungkapya. Saat itu Om Max berpuasa sunnah Senin-Kamis.

Sebagaimana laiknya kumpul keluarga, di saat makan, kami berbagi cerita. Mata saya sesekali melihat ke luar. Gedung ESQ Ary Ginandjar terlihat dari kaca jendela rumah. “Dulu harga tanah di Jeruk Purut ini murah. Sekarang miliaran,” imbuhnya. Investasi ke ibukota semakin terasa manfaatnya di masa tua. Di halaman rumah Om Max parkir Alphard warna putih.