Opini

Sedekah Akbar dan Musibah Balon Terbakar

Sedekah Akbar dan Musibah Balon Terbakar

Merunut kronologis terbakarnya balon Sedekah Akbar, tampak detik-detik meledaknya balon gas yang belum terbuang penuh gasnya tersebut (baru keluar sekitar 20 persen) di kawasan pintu masuk bisa terjadi akibat sambaran aliran listrik. Ingat kasus di tempat lain, tabung gas yang bocor disambar titik api mudah terjadi di pom migas atau kompor gas rumah makan. Tak hanya luka bakar, terkadang sampai merenggut nyawa.

Saya berjumpa dengan korban tersebut. Tangan kanan prajurit penjinak bom dibalut perban. Segenap aktivitasnya bersandar pada tangan kiri yang masih normal.

“Saya tidak menyesal, dan tidak marah kepada siapa pun juga. Sebab semua ini sudah takdir. Ledakan terjadi atas kehendak Allah.” Pernyataan pasrah yang menyayat hati laksana sembilu. Bahwa ada sesosok manusia, telah diberikan ujian dan cobaan maha berat, namun sanggup berlapang dada. Bersikukuh hidup dengan ikhlas. Semoga setiap tarikan naasnya menjadi ibadah…

Begitupula pada 2019 ini saya berjumpa dengan narasumber, pemuda berotak cemerlang, kakinya terpaksa diamputasi sampai pangkal paha akibat kecelakaan fatal. “Biaya operasi, penyembuhan dengan pemasangan kaki palsu ini hampir mencapai Rp 2 miliar,” katanya masih bisa tertawa.