Opini

Sedekah Akbar dan Musibah Balon Terbakar

Sedekah Akbar dan Musibah Balon Terbakar

“Proses penyembuhan saya kurang lebih satu tahun. Namun saya bersyukur masih bisa hidup, sebab saat kecelakaan terjadi, orang-orang mengira saya sudah tidak ada harapan hidup. Saya mestinya sudah mati. Tapi Allah masih mengaruniakan umur panjang, serta bisa beraktivitas bersama anak, istri, dan orang-orang yang saya cintai.”

Subhanallah. Hidup memang penuh misteri tak terduga. Kita semua perlu ekstra hati-hati karena sesungguhnya di dalam perjalanan hidup yang singkat ini, kita semua diberikan ujian dan cobaan. Tuhan ingin melihat siapakah yang terbaik di antara kita ketika menghadapi ujian dan cobaan tersebut. Untuk saling menguatkan itulah makanya kita harus saling ingat-mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran seraya diliputi iman dan amal kabajikan.

Halitulah yang saya lihat di WAG PMMAY. Panitia bekerja sangat cepat dan rapih. Termasuk tugas tambahan berupa penyelamatan korban luka bakar, mengantarkan ke Rumah Sakit Mitra Medika, menghubungi keluarga korban, melaporkan kepada polisi tentang adanya musibah, melaporkan kepada Pemerintah Provinsi yang menangani GOR Pangsuma, dan pernyataan satu pintu mengenai kronologi peristiwa. Semua pihak menerima dengan proporsional dan profesional. Pihak keluarga korban maupun korban menerima dengan ikhlas.