Opini

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Setelah dari peristiwa pada tahun 2002 itu merubah cara pandang seorang Tengku Ryo di berbagai hal dalam kegiatannya, dia kembali ke Medan dan Serdang, belajar dan membuat beberapa riset tentang budaya Melayu di Sumatera Timur khususnya. Dibawah bimbingan langsung dari Tuanku Luckman Sinar Basarshah II – Sultan Serdang VIII yang juga seorang sejarawan nasional (mangkat pada tahun 2011, mendapat penghargaan sebagai Sejarawan Utama Negara oleh Masyarakat Sejarawan Indonesia -MSI, anggota kehormatan National Geographic, dsb), Tengku Ryo belajar tentang sejarah, budaya dan ke-tata negaraan kesultanan Melayu khususnya Kesultanan Serdang. Pada tahun 2009, atas prestasinya di bidang musik dan dedikasinya terhadap Kesultanan Serdang maka Tengku Ryo dianugerahi gelar adat Tengku Merdangga Diraja Kesultanan Serdang dan atas kemampuan bahasa dan hubungan internasionalnya maka ia diembani tugas sebagai Wazir Wangsa Negara yang bertugas sebagai wakil Sultan Serdang dalam urusan luar negeri Serdang baik dalam skala nasional maupun internasional hingga saat ini.