Opini

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Sayapun kembali merenung dan teringat nasehat Dr. Leo Sutrisno, katanya, “Banyak orang ingin melakukan perubahan besar,namun sampai tua perubahan itu tak kunjung terjadi. Kenapa tak terjadi perubahan besar seperti munajad doa-doa para kyai, pastur, pendeta, rahib dan ulama? Ya karena perubahan itu tidak dimulai dari diri sendiri. Tidak dimulai dari hal-hal kecil. Dan tidak dimulai dari saat ini juga.”
Saya kira, Tengku Ryo telah menyiapkan dirinya, mulai dari sisi akademik maupun ilmu keprajuritan, sarat dengan ilmu pengetahuan tentang seni, budaya, sejarah dan nilai kearifan lokal . Auranya keluar dari nada suara, karya biola, dan sorot mata. Saya yakin dia akan jadi pemimpin yang dikagumi dan dicintai masyarakatnya.
Lalu bagaimana dengan kita di Pontianak? Kita rupanya, kalau disandingkan dengan kisah Tengku Ryo, rasanya tertinggal jauh.