Opini

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo

Rekan rekan mahasiswa di sekelilingnya sering mengatakan dirinya sebagai orang yang nekat atau pemberani namun didalam sanubari ada sesuatu yang mengganjal. “Aku mungkin telah menjadi sosok yang berani, tapi sesungguhnya aku ini penakut,” kisahnya. Kenapa penakut? “Karena aku tak berani mengambil sikap untuk sesuatu yang memanggil-manggil di dalam jiwaku, aku ingin menjadi seniman!”. Setelah upacara tersebut yang merupakan titik kulminatif dari seluruh kegiatan kemahasiswaan dan keprajuritan Ia merasa telah cukup membuktikan bahwa dirinya bisa berdisiplin dan mampu menyelesaikan studi, saatnya untuk menjadi dirinya sendiri.

Tengku Ryo dikuliahkan ke Bandung atas desakan orang tuanya, ibunya berharap ia menjadi sarjana ekonomi dan ayahnya ingin ia menjadi disiplin, karena semasa SMA dirinya anggap sebagai anak yang pemberontak, indisiplioner, suka tawuran, balapan liar dan asik dengan band.

Baca Juga:Ultah Emak

Akhirnya setelah menyelesaikan pendidikan sarjana ia tak meneruskan rencananya untuk menjadi Perwira Karir melalui Wamil, malah meninggalkan Bandung menuju Jogja untuk mempelajari musik khususnya biola yang sangat ia gemari, setelah setahun di Jogja ia kembali ke Bandung dan tak lama kemudian mendapat beasiswa musik ke Kanada.