Seiring waktu karirnya di resimen cukup cemerlang, setelah melewati beberapa tahap pendidikan salah satunya pendidikan kursus Polisi Resimen di Pusat Pendidikan Polisi Militer Gadobangkong Cimahi, ia kemudian menjabat sebagai wakil komandan Polisi Resimen Mahasiswa Mahawarman se Jawa Barat, dan pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Operasi dan Komandan Provost Kompi C Batalyon IV, hingga suatu ketika ia dipercaya untuk menjadi Komandan Upacara di lapangan Gazibu Bandung. Ketika upacara tersebut selesai dilaksanakan, baik peserta maupun penonton mulai meninggalkan lapangan upacara, entah mengapa ia tertegun disamping lapangan sambil memandang orang yang beranjak pulang dan disisi lain panggung tribun upacara mulai dibongkar, didalam hatinya ia sepakat untuk meninggalkan kegiatan keprajuritan itu, meskipun telah banyak pendidikan dasar militer telah dilaluinya dan beberapa rekan seniornya telah menjadi perwira TNI.
Seniman Bangsawan itu bernama Tengku Ryo
