Opini

Sultan Hamid Pengkhianat atau Pahlawan? Kesaksian Seorang Wartawan

Sultan Hamid Pengkhianat atau Pahlawan? Kesaksian Seorang Wartawan

Mata saya terbelalak saat bersama Syafaruddin Usman dan Sri Nur Aeni bertakziah ke kediaman Al Ustadz Almukarram KH Asfiyah Mahyus di pinggir jalan utama beberapa ratus meter sebelum sampai Istana Kesultanan Qadriyah Pontianak, Pontianak Timur. Saat itu tahun 1994, kami sedang menyiapkan laporan utama menyongsong Hut Emas NKRI, 17 Agustus 1995. Sebuah naskah pengakuan sang perancang lambang negara Garuda Pancasila seperti yang kita kenal sekarang ini adalah buah karya Paduka Jang Moelija Sultan Hamid Alkadrie. Bak disambar petir halilintar di siang bolong. Pengakuan datang dari orang nomor satu Indonesia Soekarno.