Justru Sultan Hamid karena menjadi Raja, di tahun 1945-1949 itulah awal performanya secara profesional negarawan, yakni keliling Kalbar menyerap aspirasi dan mewujudkannya dalam Daerah Istimewa Kalimantan Barat (DIKB). Sebagai Presiden DIKB, Hamid juga keliling nusantara. Ia kemudian akrab bersama Raja Gianyar Bali, Ide Anak Agung Gde Agung yang mengusulkan dibentuknya Badan Konfederasi Federal (BFO). Termasuk Sutan Mansyur dari Negara Sumatera Timur–kini Sumatera Utara.
Jadi, BFO adalah ide Raja Gianyar Bali. Sama sekali jauh dari tuduhan negara boneka bentukan Dr Van Mook yang melahirkan kesan kebelanda-belandaan.
